Mudik a.k.a pulang kampung

Ritual tahunan yang biasa orang orang lakukan adalah pulang kampung pada momen lebaran hari raya idul fitri,sebenarnya ini bukan tradisi saya karena tahun lalu juga saya tidak pulang kampung dan itu tidak menjadikan hal yang wajib buat saya.Lebaran Idul Fitri kali ini adalah kesempatan yang baik bagi saya karena diberikan kesempatan untuk bisa silaturahim dengan Orang tua dan keluarga di Pati.

Saya berangkat dari Rumah kontrakan saya di Jakarta pada hari jumat pukul  21.00 WIB bersama teman saya Tulodho yang minta dibarengin malam itu,akhirnya kita boncengan naik motor kesayangan saya Honda Supra X 125 CC.perjalananpun saya tempuh dengan senang dan semangat.singkat cerita sampai semarang Mas Tulodho turun di Pasar Kendal dan  kita berpisah disitu,kemudian perjalanan saya teruskan kembali sendirian dengan semangat yang masih menggebu gebu karena 2 tahun tidak ketemu dengan Orang tua saya,akhirnya jam 17.30 sampai di rumah,ketemu sama orang tua Ibu dan Bapak keduanya tersenyum riang dan spontan saya cium dan peluk erat erat.15 kemudian waktunya Maghrib saya pun Minum dan ganti pakaian kemudian mandi karena seharian gak mandi heheh..

bersambung..

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s