Staff IT, cocokkah saya…?

Staf IT, cocokkah saya…?

Hanya sebuah documen yangg menurut saya pantes dibaca atau mungkin juga pantes dibuang…tergantung dari sisi anda membaca, membosankan, menarik untuk difikirkan, sepele, atau bahkan buang waktu.

Sangat disayangkan, para lulusan IT banyak didapati berada pada posisi end user, bahkan lebih parah lagi , hanya berkemampuan atau memiliki pemahaman setara dengan para siswa yang sudah terbiasa mendalami computer atau terlibat dengan computer.

Ada istilah End User Computing yang mengkondisikan bahwa manusia yang hanya sebagai pengguna perangkat teknologi informasi menjadi demikian trampil dalam memanfaatkan perangkat teknologi informasi, termasuk aplikasi dan bahasa pemrograman. Bahkan mereka dapat merancang sendiri program aplikasi menggunakan database untuk memenuhi kebutuhan pekerjaan kantoran mereka. Sebagai contoh saja, bahasa pemrograman semakin user friendly…bahkan seseorang yang tidak terlalu mengerti bahasa pemrograman dapat merancang dan menghasilkan aplikasi, misalnya membuat program transaksi bisnis menggunakan Microsoft Access atau Excel (terlepas itu adalah software bajakan atau Ori), HEBAT BUKAN..???

Lalu bagaimana dengan lulusan IT, berhati-hatilah !!!

Sangat sering terjadi skill yang mereka dapatkan dibangku kuliah akhirnya sia-sia karena pekerjaan yang mereka dapat melenceng dari bidang studi yang mereka geluti selama ini, bahkan kondisinya bisa cenderung berbalik. Saya sering menemukan sarjana Ekonomi atau Elektro atau lainnya yang mampu menduduki posisi manager IT di perusahaan.

Yah tapi lain cerita klo loe mang terlahir sebagai org yang kaya tujuh turunan, mungkin ga ada masalah…nah klo loe ternyata adalah turunan yg ke 8 dan hidup pas-pasan….?? wkwkwkwkwkwkwk….MIMPI BURUK…..

Mungkin tulisan ini membosankan atau bahkan terasa meyindir seseorang…tidak sekali lagi saya tidak bermaksud demikian, saya hanya berusaha untuk membuka pola piker tmen2 di group Aprogsi untuk segera memperkaya diri dengan skill IT(khususnya para calon sarjana ataupun sarjana muda freshguarded) programming.

Berikut ini beberapa yang dapat dikatagorikan sebagai detector apakah seseorang berkemampuan dalam bidang IT:

Memiliki kemampuan analisis diatas rata2. Kemampuan ini dimaksudkan bahwa kita cenderung berfikir logis dan mampu berurusan dengan fakta2 dan menanganinya dengan baik serta mampu menyelesaikan problematika yang “chaotic”. Tidak hanya programmer saja yg seharusnya memiliki kemampuan analisis, para analis dan peneliti umumnya memiliki kemampuan analisis yang sangat baik
Motivasi riset, cenderung terlibat dengan fakta, analitis, investigasi, dan figure. Motivasi cenderung berhubungan dengan informasi, dan metoda pemecahan masalah…tentunya dengan sistematis dan logis.
Factual, atau kepribasian factual dimana jenis org ini selalu realistis dan mampu menilai problematika yang ada dengan jelas. Cocok bekerja dengan fakta,logika,dan objectivitas.
Motivasi administrative, tentunya bekerja baik dengan sistematis. Umumnya programmer yang baik memiliki motivasi kombinasi antara riset dan administrative.

Seandainya kita memang memiliki ketertarikan akan computer dan pemrograman, bukan mustahil kita bisa sukses di bidang IT.SMANGAAATT…….!!!

Dicopas dari Group Asosiasi Programmerr Indonesia

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s