Inilah kehidupan saat ini

Inilah kehidupan saya saat ini,ini yang menggambarkan perbandingan antara hidup di desa dengan hidup di kota yang nggak pernah mati.Kehidupan inilah yang saya jalani setidaknya untuk saat ini,saat masih sendiri dan mungkin akan berubah seiring berjalannya waktu yang kita tidak tau,karena selanjutnya roda kehidupan ini akan seperti apa????… yang jelas kita cuma menjalani dan Allah yang menentukan.

Kehidupan kota yang penuh dengan pola kehidupan,gaya hidup,kebutuhan hidup beserta bermacam macam perangkatnya yang sangat membedakan jauh dengan kehidupan di kampung yang penuh kesunyian dan ketenangan dan kesederhanaan.

 

 

 

 

 

 

 

Kota yang saat ini saya hinggapi(ehh kayak lalat)maksud saya yang saat ini saya tinngal dan mencari penghidupan adalah kota Metropolitan,Pusat bisnis dimana mengalirnya uang itu sangat cepat dan pusat pemerintahan negara RI itulah Jakarta.Saat ini saya tinggal di Jakarta pusat tepatnya di daerah salemba disini saya ngontrak rumah tahunan meskipun sebenarnya saya punya rumah yang lumayan bagus di kota Lippo Cikarang,tapi nanti saya tempati jika sudah punya pendamping hidup yaitu istri tercinta hehe.

Flow kehidupan di kota lebih padat dari pada di desa,jujur saya mengalami tingkat stress yang tinggi belakangan ini,gimana tidak ??dari mulai dari tidur sampai tidur lagi seperti di kejar kejar waktu.mungkin saya bisa gambarkan secara ringkas aktifitas saya sehari hari.

saya selalu tidur diatas jam 12 malam lebih tepatnya jam 01 bahkan lebih lebih sering lagi jam 2 bahkan jam 3,bangun tidur langsung sholat subuh,mandi dan harus berangkat lagi ke kantor  Tomang-Jakarta barat , rute perjalanannya sebenarnya gak terlalu jauh namun kemacetannya amat sangat karena melewati jalan utama dan jalan pusat walikota jakarta.sampai kantor kira kira jam 09.00 pagi kadang lebih siang padahal masuk kerja jam 08.30 namun Bos saya nggak pernah negur saya,mungkin karena tau kerjaan saya yang biasanya juga sampai larut malam bahkan sampai nginep dan tidur dikantor jika diperlukan,mungkin inilah yang membuat beliau sungkan negur hehe.biasanya jika gak ada trouble atau kendala teknis,Jam 18.00 saya pulang tapi gak kerumah melainkan ke kampus karena masuk kampus jam 18.30 memang cukup bagi saya untuk ngejar waktu 30 menit karena jarak kampus dengan kantor nggak terlalu jauh tapi kadang juga bisa sampai 2 jam sih kalau macet dan hujan

 

 

 

 

 

bersambung…

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s